PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 2

 

            Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan memperlihatkan pembuatan jaringan sederhana yang ke-2. Pembuatan kali ini berbeda dengan pembuatan yang ke-1 dikarenakan rangkaian jaringan yang sedikit lebih sulit dan melibatkan beberapa pc, router, switch, dan kabel jaringan yang cukup banyak. Pada pembuatan jaringan sederhana ke-2 ini juga menggunakan software yang sama pada sebelumnya, yaitu Cisco Packet Tracer. Baiklah, saya akan memperlihatkan pembuatan jaringan sederhananya.

 

           



Topologi jaringan pada gambar diatas adalah topologi yang paling mudah. Hanya terdiri dari  1 Device (PC) dan 1 Switch. Kabel yang digunakan untuk menghubungkan kedua perangkat tersebut adalah kabel Console. Kabel Console dihubungkan ke PC melalui RS-232, sedangkan kabel Console dihubungkan ke Switch melalui Console.

 

 



Topologi jaringan diatas terdiri dari 2 Switch dan 2 Devices (PC). Kabel yang digunakan untuk menghubungkan PC dengan Switch adalah kabel Straight, sedangkan kabel yang digunakan untuk menghubungkan Switch 1 dengan Switch 2 adalah kabel Cross. Lalu di setiap Switch melakukan konfigurasi hostname switch, password console, password pevilage mode access, encrypted password, secret password, encrypt password yang telah dibuat, konfigurasi message of the day banner, dan save configuration file.

 



Topologi jaringan pada gambar diatas terdiri dari 1 Device (PC) dan 1 Router. Kabel yang digunakan untuk menghubungkan PC dengan Router yaitu kabel Console. Kabel Console dihubungkan ke PC melalui RS-232 sedangkan kabel Console dihubungkan ke Router melalui Console. Setelah itu di Router melakukan konfigurasi hostname router, password console, password pevilage mode access, encrypted password, secret password, encrypt password yang telah dibuat, konfigurasi message of the day banner, dan save startup file to flash.

 



Pada gambar diatas, topologi jaringannya terdiri dari 4 Devices (4 PC), 4 Switch, dan 2 Router. Kabel yang digunakan untuk menghubungkan semua PC ke Switch adalah kabel Straight. Kabel yang menghubungkan Switch ke Router adalah kabel Straight. Kabel yang menghubungkan Router 1 ke Router 2 adalah kabel Serial. Lanjut ke Router 1 melakukan konfigurasi interface “gigabit Ethernet 0/0” yaitu menambahkan IP Address 192.168.10.1 255.255.255.0, no shutdown, deskripsi koneksi LAN ke Switch 1 dan melakukan ping ke PC1. Setelah itu, konfigurasi interface “gigabit ethernet 0/1” yaitu menambahkan IP Address 192.168.11.1 255.255.255.0, no shutdown, deskripsi koneksi LAN ke Switch 2 dan melakukan ping ke PC2. Selanjutnya melakukan konfigurasi pada Router 2 yang diawali dengan konfigurasi interface “gigabit ethernet 0/0”  yaitu memasukkan IP Address 10.1.1.1 255.255.255.0, no shutdown, deskripsi koneksi LAN ke Switch 3 dan melakukan ping ke PC3. Sesudahnya melanjutkan ke konfigurasi interface “gigabit ethernet 0/1” yaitu memasukkan IP Address 10.1.2.1 255.255.255.0, no shutdown, deskripsi koneksi LAN ke Switch 4 dan melakukan ping ke PC4. Dan terakhir melakukan save configuration file lalu melakukan test ping antar PC.

 

Sumber Youtube : https://youtu.be/bTgsQ9rmZyc

Komentar

Postingan Populer